Jika namamu yang ditulis di Lauhul Mahfudz untuk diriku,
niscaya rasa cinta itu akan ALLAH tanamkan dalam diri kita.
Tugas pertamaku bukan mencari dirimu tetapi mensholehkan diriku.
Wahai seseorang yang telah tertulis dalam Lauhul Mahfudzku, Imamku
dan ayah dari anak-anakku, engkau yang membersamai perjalanan hidupku
nanti ..
Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu,
memantaskan dirimu tuk menjadi Imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak.